Ganindra Bimo Ungkap Momen Pilu saat Andrea Dian Keguguran, Perdarahan & Kemungkinan Selamat Minim

Ganindra Bimo Ungkap Momen Pilu saat Andrea Dian Keguguran, Perdarahan & Kemungkinan Selamat Minim

Andrea Dian dan Ganindra Bimo

Aktor dan presenter Ganindra Bimo sempat mengalami trauma usai sang istri, Andrea Dian, mengalami keguguran pada tahun 2013. Selain kehilangan anaknya, di saat itu, dokter juga mengatakan tentang kemungkinan Andrea selamat hanya sekitar 30 persen.

Kejadian tersebut menjadi salah https://betslots88.store/ satu momen besar dalam hidup pria yang akrab disapa Bimo itu. Apalagi, momen ini terjadi tak lama setelah ia menikah dengan Andrea.

“Tentu mimpi kami berdua saat itu (usai menikah) punya anak. Wah, menyenangkan sekali nih kalau kita punya anak, dan benar. Waktu itu baru beres nikah, di bulan keenam Andrea hamil, dan empat bulan setelah itu, dia keguguran,” katanya, dikutip dari YouTube Daniel Mananta Network, Kamis (9/11/23). HaiBunda¬†sudah mendapatkan izin untuk mengutip konten ini.

Bimo menemukan Andrea sudah dalam kondisi tersungkur di kamar mandi. Dalam kondisi panik, Bimo membawa istrinya ke rumah sakit.

“Kejadian jam 10 siang, jam 11 gue harus live program baru, jam 10 gue mau mandi, waktu itu gue nge-kost di daerah Setiabudi. Kamar mandi¬†ketutup, pas gue buka, Andrea itu sudah gini (kepala ke belakang), mata putih, gue enggak tahu kenapa,” ujarnya.

“Sampai akhirnya gue panik, gue balut dia pakai selimut, gue bawa ke rumah sakit Siloam. Di tengah kalut dan panik, gue telepon produser gue, gue enggak bisa karena ini lebih penting.”

Andrea keguguran dan kemungkinan selamat 30 persen

Sesampainya di rumah sakit, dokter langsung menyatakan bahwa Andrea sudah mengalami keguguran. Di saat itu juga, dokter mengatakan kepada Bimo kalau istrinya harus segera mendapatkan penanganan karena adanya genangan darah sekitar 2 liter di rahimnya.

“Ketika sampai di rumah sakit, dokternya bilang, gue sudah kehilangan anak gue, itu kehilangan terbesar dalam hidup gue, salah satunya itu. Di satu sisi, gue juga hampir kehilangan Andrea, dokternya itu bilang kalau probabilitas Andrea bisa selamat sekitar 30 persen karena sudah ada genangan darah sekitar 2 liter di rahimnya,” ujarnya.

Andrea lantas menjalani operasi sekitar 5 sampai 6 jam. Dokter yang menangani, merupakan dokter satu-satunya yang bisa menjalani prosedur operasi untuk Andrea.

“Enggak ada yang bisa pegang kondisi saat itu kecuali dokter Bhatara. Kebayang enggak? dari sekian banyak dokter, yang bisa endoskopi laparoskopi pakai alat itu hanya dia, dan dia di situ,” ujar ungkap Bimo.

Saat istrinya menjalani operasi, Bimo untuk pertama kalinya bicara dengan Tuhan. Ia meminta sang istri diberikan kesempatan kedua dan mengucap janji-janjinya kepada Tuhan. Seperti apa ceritanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*